Tips

5 Syarat Menjadi HRD yang Profesional!

Fandi

Syarat Menjadi HRD

5 Syarat Menjadi HRD yang Profesional! – HRD merupakan salah satu divisi dalam perusahaan yang memiliki peran sangat penting. Di mana seorang HRD bertugas dalam pengelolaan tenaga kerja pada suatu perusahaan. Seperti menentukan posisi pekerjaan calon karyawan dan berinteraksi dengan karyawan dari berbagai divisi. Untuk mendapat jabatan ini, berikut adalah syarat menjadi HRD yang profesional:

Pendidikan yang Sesuai

Umumnya pendidikan yang sesuai untuk menjadi seorang HRD adalah lulusan Psikologi. Tugas seorang HRD yang kerap berkomunikasi dengan banyak orang, sejalan dengan ilmu Psikologi yang juga mempelajari tentang perilaku sosial.

Selain itu, seorang HRD harus memiliki kemampuan interpersonal yang baik. Di mana memang diharuskan melakukan interaksi secara langsung dengan tiap karyawan perusahaan. Lewat kemampuan komunikasi inilah, HRD dapat melakukan pengelolaan SDM perusahaan dengan baik.

Memahami Berbagai Karakter

Tiap individu pasti memiliki latar belakang yang berbeda seperti pendidikan, cara bergaul, dan lainnya, yang berpengaruh terhadap karakter. Begitu juga karyawan pada tiap perusahaan, masing-masing pasti memiliki cara penyelesaian sendiri untuk menghadapi persoalan pekerjaan. Di sinilah salah satu peran HRD untuk dapat mengenali karakter dari masing-masing karyawan ini.

Dengan begitu tiap karyawan pun dapat dihubungkan dengan posisi perusahaan yang paling tepat. HRD harus jeli dalam mengamati tiap kandidat karyawan maupun yang sudah menjadi karyawan. Sehingga salah satu syarat menjadi HRD profesional adalah kemampuan mengenali karakter secara akurat untuk mengambilan keputusan terkait pendelegasian.

Mengenal Perusahaan dengan Baik

Untuk mengelola SDM perusahaan dengan baik, HRD juga harus mengenal seluk beluk perusahaan. Hal ini agar informasi yang disampaikan terkait perusahaan akan berjalan lancar. Ini termasuk memahami dengan baik visi dan misi perusahaan, cara kerja, dan banyak lagi. Sehingga dalam menentukan gaji dan fasilitas yang akan didapat karyawan pun sesuai.

Termasuk pula di dalamnya dituntut untuk memahami lingkungan kerja perusahaan. Untuk itu, seorang HRD harus bisa beradaptasi dengan kondisi perusahaan dengan waktu yang relatif singkat dan cepat. Karena tidak hanya berurusan dengan karyawan lain, HRD juga memiliki tanggung jawab memasangkan SDM pada tugas perusahaan dengan relevan.

Mampu Memberi Solusi Terkait SDM

Memiliki tugas pengelolaan SDM, tidak hanya berarti menjadi tempat berkeluh kesah bagi karyawan. Pengelola SDM juga dituntut untuk mampu memberi solusi relevan yang tidak memberatkan karyawan maupun pihak perusahaan. Karena pada dasarnya tugas seorang HRD adalah menjembatani antara perusahaan dan karyawannya.

HRD juga harus memiliki kemampuan menganalisis persoalan terkait SDM sebelum memutuskan memberi solusi atau saran. Seorang pengelola SDM juga memiliki tanggung jawab, untuk terus mengingatkan karyawan agar memenuhi tugas dan kontraknya kepada perusahaan. Agar baik pihak perusahaan maupun karyawan, tidak akan mengalami kerugian.

Memahami Laporan HR

Laporan HR adalah laporan evaluasi terhadap kinerja karyawan, baik itu dari sisi kehadiran maupun lainnya yang dibuat dalam kurun waktu tertentu. Nah, inilah salah satu tugas HRD, yaitu untuk membuat laporan tersebut dengan sesuai dan teliti. Jangan sampai terjadi kekeliruan, karena hal ini berpengaruh dengan hak yang akan diterima karyawan.

Laporan ini sangat berkaitan dengan catatan administratif perusahaan. Sehingga pembuatan dan pengolahan datanya pun harus tertib dan baik. Tidak hanya berguna untuk menentukan hak yang diterima karyawan saja, data ini juga berperan dalam pengambilan keputusan perusahaan dalam jangka panjang maupun pendek. Sehingga kemampuan dan kerapihan administratif pun menjadi syarat yang mutlak.

Itulah kelima syarat menjadi HRD yang profesional dan mumpuni bagi suatu perusahaan. Selain ketelitian dan daya ingat yang baik, HRD juga harus memiliki jiwa sosial, komunikasi yang baik, serta bersikap ramah kepada tiap karyawan maupun calon karyawan. Sehingga akan terwujud kerjasama dan keseimbangan dalam perusahaan tempatnya bekerja!

Baca Juga

Tinggalkan komentar