contoh hard skill dan soft skill dalam cv

Pahami Contoh Hard Skill dan Soft Skill dalam CV Berikut untuk Melamar Kerja!

376 Dilihat

Contoh Hard Skill dan Soft Skill dalam CV – Ketika hendak membuat dokumen CV untuk keperluan melamar pekerjaan tertentu, biasanya seseorang dituntut untuk memasukkan informasi skill. Namun ternyata, banyak orang yang belum mengerti bagaimanakah cara menuliskannya dengan benar. Untuk itulah maka di sini akan dihadirkan sejumlah contoh hard skill dan soft skill dalam CV yang dapat dijadikan sebagai referensi para pelamar, di antaranya:

Daftar Isi

Contoh Hard Skill yang Wajib Diinformasikan

Pertama ulasan ini akan membahas mengenai contoh hard skill yang dapat dimasukkan ke dalam CV. Yakni daftar kemampuan kasat mata yang mungkin dimiliki oleh pelamar kerja, seperti:

1. Menulis

Kemampuan menulis masuk ke dalam hard skill yang dapat dimasukkan ke dalam CV. Ini dapat memberikan posisi tawar tersendiri bagi kandidat yang akan melamar kerja, dengan mencantumkan kemampuan ini. Pasalnya kemampuan menulis baik tidak dimiliki oleh semua orang. Jadi tonjolkan kemampuan ini dengan memasukkannya ke dalam CV.

2. Kemampuan Berbahasa Asing

Skill untuk berbicara dalam bahasa asing banyak dicari saat ini. Jadi jika memiliki kemampuan berbahasa asing, sebaiknya masukkan ke dalam CV. Jangan lupa sertakan juga detail bahasa asing yang dikuasai. Lebih baik lagi, jika pelamar memiliki sertifikasi resmi untuk bahasa asing tersebut sebagai validasi.

3. Skill Search Engine Optimization(SEO)

Dalam dunia marketing digital, kemampuan SEO menjadi hal yang penting untuk dimiliki. Adanya SEO dapat membantu meningkatkan traffic ke website perusahaan. Selain itu SEO juga dapat membantu meningkatkan rating website di halaman mesin pencari seperti Google. Tak heran jika skill ini banyak dicari perusahaan-perusahaan.

4. Google Analytics

Tidak semua orang dapat mengerti cara penggunaan Google Analytics dengan baik dan benar. Padahal tool ini wajib dimiliki para pemilik website untuk dapat memantau trafik dari website miliknya. Selain itu, Google Analytics juga memiliki fungsi untuk memantau performa website secara menyeluruh.

5. Kemampuan Spesifik Lain

Selain berbagai contoh hard skill yang disebutkan di atas, maka masih banyak contoh yang lainnya. Yang jelas, hal tersebut berkaitan dengan kemampuan fisik, yang dapat dilihat. Seperti kemampuan dalam bidang ilmu pengetahuan tertentu yang relevan dengan bidang kerja yang akan dilamar.

Contoh Soft Skill yang Harus Diutarakan

Ada banyak contoh-contoh hard skill dan soft skill dalam CV yang harus dipelajari pelamar kerja. Setelah memperhatikan contoh di hard skill di atas, maka selanjutnya penting pula memperhatikan contoh soft skillnya yang terdiri atas:

1. Kepemimpinan

Pemilik CV dapat memasukkan skill kepemimpinan dalam CV miliknya. Kemampuan yang satu ini tidak dimiliki semua orang. Padahal seseorang dengan jiwa pemimpin biasanya banyak dicari, utamanya untuk yang melamar posisi tertentu seperti manager atau pemimpin proyek.

2. Adaptasi

Adaptasi yang bagus diperlukan seorang karyawan untuk dapat bertahan dalam lingkungan kerja baru. Di sini kemampuan adaptasi juga diperlukan dalam pekerjaan-pekerjaan baru, yang meminta karyawan berkomunikasi dengan lingkungan asing. Tak heran jika karyawan yang fleksibel dan memiliki kemampuan adaptasi baik, banyak dicari. Jadi jangan lupa cantumkan kemampuan ini ke dalam CV yang dibuat.

3. Komunikasi

Skill komunikasi menjadi hal penting yang harus dimiliki. Tidak hanya berlaku dalam masalah pekerjaan namun kemampuan komunikasi juga diperlukan untuk membangun relasi dengan rekan-rekan kerja. Bagi yang merasa memiliki kemampuan ini, sebaiknya masukkan ke dalam daftar soft skill di CV.

4. Manajemen Waktu

Untuk dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik sesuai waktu yang direncanakan, diperlukan kemampuan manajemen waktu yang bagus. Inilah yang membuat kandidat dengan kemampuan manajemen waktu yang baik, dicari banyak perusahaan.

5. Manajemen Konflik

Setiap pekerjaan atau lingkungan kerja tentu akan memiliki konflik yang harus diselesaikan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan kemampuan manajemen konflik yang baik. Melalui skill manajemen konflik tersebut, diharapkan konflik dapat selesai tanpa merugikan pihak-pihak tertentu yang terlibat.

Itu tadi contoh-contoh hard skill dan soft skill dalam CV yang dapat dicantumkan kandidat pelamar. Bagi yang ingin membuat CV, sebaiknya masukkan skill-skill terbaik yang dimiliki untuk meningkatkan posisi tawar di hadapan perusahaan.

Jangan lupa ikuti Channel Telegram kami
t.me/lowongankerjapurwokerto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.